dilema....
sebenarnya sih ada pilihan...tapi ada banyak faktor yang harus kupikirkan juga...
meraih yang diinginkan...dan mengorbankan hal2 krusial...
meletakan dan korbankan keinginan yang mungkin tidak tepat..untuk sesuatu yang berharga yang tak ku tau sekarang tapi mungkin di masa depan kelak..
Now I try and learn not to become great, powerful, has lots of money, or being the best in my role perfectly in the future .. but to prepare the fields waiting for the rain come down and let it grow, bear fruit, and flowers flourish....
tapi lagi-lagi...dilema...
harapkan sesuatu yang tak kurasa saat ini...mengimajinasikannya dan berharap terlalu jauh..
menjadi kekuatiran yang mengeringkan tulang...dan apa yang tertunda seringkali membuat daya tahan tubuh menjadi lemah..menguras sebagian besar pikiran dan emosi..
aku tau itu buruk...dan aku berusaha untuk keluar dari putaran itu...malah menjadi seperti lumpur hisap. Di saat itu barulah Tangan Kuat bisa menolong ku yang lemas setelah meronta-ronta.....berdiam diri dan memandang jauh ke dalam mataNya..dekat..lebih dekat lagi tuk rasakan hembusan nafasNya...aku berserah saat Dia angkatku..
tak tau Dia kan bawaku kemana...
tak tau...
yang ku tau ternyata aku salah meletakkan pengharapan...menjadi sesuatu yang disebut kata benda. BENDA itu tak seharusnya di hatiku. BENDA itu bagaikan pengering dalam plastik berisi Nori. Menjaganya awet, kering, dan tahan lama. BENDA itu harus keluar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar