Kasih Itu Sabar
Sekalipun kita menginginkan supaya kebutuhan-kebutuhan kita
terpenuhi dan mimpi-mimpi kita menjadi kenyataan, kita tidak
menuntut pemenuhan semua keinginan kita itu terjadi dengan segera.
Kita ingatkan diri kita bahwa hubungan yang tidak terus bertumbuh
akan mati. Hubungan kita bertumbuh -- karena pernikahan kita itulah
kekuatan dan perhatian kita.
Kasih Itu Murah Hati
Kita akan selalu saling mendengarkan satu sama lain. Kita akan
memohon kekuatan dari Allah untuk bekerja di dalam kita sementara
kita berusaha untuk mengerti dan memenuhi kebutuhan pihak lain.
Kita akan selalu saling mendengarkan satu sama lain. Kita akan
memohon kekuatan dari Allah untuk bekerja di dalam kita sementara
kita berusaha untuk mengerti dan memenuhi kebutuhan pihak lain.
Ia Tidak Cemburu
Setiap hari kita akan berkata dan mengungkapkan, "Engkau adalah
orang yang paling penting dalam hidupku." Dengan merasa aman karena
memiliki cinta pasangan kita, kita tidak akan membiarkan hubungan
yang renggang mengancam kita.
Ia Tidak Memegahkan Diri dan Tidak Sombong
Karena kita mengetahui bahwa semua talenta dan keberhasilan kita
adalah pemberian Allah, tidak ada di antara kita yang harus
"menang", atau menjadi "yang paling penting di mata dunia."
Ia Tidak Melakukan yang Tidak Sopan
Kita akan berlaku sopan satu sama lain, penuh pengertian dan
perhatian seperti kita memperlakukan tamu yang paling terhormat.
Tidak Mencari Keuntungan Diri Sendiri
Bagi setiap kita, kepentingan pihak lain itu sama pentingnya dengan
kepentingan kita.
Ia Tidak Pemarah
Dengan mengenali bahwa kemarahan seringkali disebabkan oleh
keberagaman atau kecemasan yang ditekan, kita akan berusaha untuk
saling terbuka satu sama lain tentang perasaan kita yang sebenarnya.
Karena kita saling melindungi, kita akan mengendalikan kata-kata dan
tindakan kita yang mungkin melukai pihak lain.
Tidak Menyimpan Kesalahan Orang Lain
Kadang-kadang kita bisa gagal; kita bisa saling melukai. Namun
sebagai orang-orang berdosa yang sudah diampuni, kita pun bisa
mengampuni orang yang bersalah kepada kita tanpa melakukan
pembalasan dan tanpa menyimpan kesalahan orang lain.
Ia Tidak Bersukacita Karena Ketidakadilan, Tetapi Karena Kebenaran
Karena Kristus hidup di dalam kita, kita dapat saling mendukung
dalam mempelajari firman-Nya dan untuk hidup dalam terang-Nya.
Ia Menutupi Segala Sesuatu, Percaya Segala Sesuatu, Mengharapkan
Segala Sesuatu, Sabar Menanggung Segala Sesuatu
Kita memberikan komitmen sepenuhnya dan selamanya dalam pernikahan
ini dan terhadap satu sama lain. Bahkan ketika saat-saat sulit
melanda, kita takkan menyerah; kita akan berjuang, berdoa,
mengasihi, dan bertumbuh.
Kasih Tidak Berkesudahan
Kita menjadi satu di dalam Kristus selamanya. (1 Korintus 13:4-8)
